Rabu, 17 Mei 2017

Teknik Komunikasi Terapeutik

Teknik komunikasi terapeutik
1. Mendengar aktif
2. Mendengar pasif adalah kegiatan mendengar dengan kegiatan non verbal untuk klien
3. Penerimaan
Menunjukkan penerimaan berarti kesediaan mendengar tanpa menunjukkan keraguan atau ketidaksetujuan. Sehingga, tenaga kesehatan harus sadar  terhadap ekspresi non verbal. Bagi  tenaga kesehatan perlu menghindari : memutar mata ke atas, menggelengkan kepala, menurut/memandang dengan muka masam pada saat berinteraksi dengan klien.

Beberapa cara untuk menunjukkan penerimaan (Potter & Perry,1993):
a. Mendengar tanpa memotong pembicaraan
b. Menyediakan umpan balik yang menunjukkan pengertian
c. Yakin bahwa tanda non verbal sesuai dengan verbal
d. Hindari mendebat, mengekspresikan keraguan atau usaha untuk merubah pikiran klien.

Tujuh cara untuk memfasilitasi agar  memperoleh kemampuan “penerimaan” (Bolton cit Rungapadiachy,1999):
a. Tidak seorangpun dapat diterima secara sempurna
b. Beberapa orang cenderung lebih diterima daripada orang lain
c. Tingkat penerimaan seseorang terus menerus berganti
d. Adalah sangat alami untuk mempunyai sesuatu yang difavoritkan.
e. Setiap orang dapat lebih menerima
f. Penerimaan yang berpura-pura adalah suatu hal yang berbahaya untuk suatu hubungan interpersonal.
g. Penerimaan tidak sama dengan persetujuan.

Prinsip yang harus diterapkan oleh fisioterapis pada komunikasi terapeutik adalah:
1. Hindari komunikasi yang terlalu formal atau tidak tepat.
2. Ciptakan suasana yang hangat, kekeluargaan.
3. Hindari interupsi, atau gangguan yang timbul akibat dari lingkungan yang gaduh
4. Hindari respon dengan kata hanya “ya atau tidak”. Respon tersebut akan mengakibatkan tidak berjalannya komunikasi dengan baik, karena fisioterapis kelihatan kurang tertarik dengan topik yang dibicarakan dan enggan untuk berkomunikasi.
5. Jangan memonopoli pembicaraan.
6. Hindari hambatan personal. Jika fisioterapis sebelum komunikasi menunjukkan rasa tidak senang kepada klien, maka keadaan ini akan berdampak terhadap hasil yang didapat selama proses komunikasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar